Berita Terkini

20 Parpol Ikuti Sosialisasi PerKPU 4

SERANG - Sebanyak 20 partai politik di Kota Serang mengikuti kegiatan sosialisasi Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu DPR dan DPRD, yang digelar KPU Kota Serang, Selasa 2 Agustus 2022. Berdasarkan absensi kehadiran sosialisasi, kedua puluh parpol dimaksud adalah, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai NasDem, PDI Perjuangan, PPP, PKS, Partai Gerindra, PAN, dan PKB. Berikutnya, PBB, Perindo, PSI, PKP, Partai Berkarya, dan Partai Hanura. Kemudian, Parsindo, Partai Ummat, Partai Gelora, Partai Buruh, dan Partai Prima. “Pemilik akun Sipol (Sistem Informasi Partai Politik) yang tercatat di KPU RI sebanyak 39 parpol. Kami berupaya mengundang semuanya untuk dapat hadir, tapi sampai selesai acara, hanya 20 parpol ini yang mengikuti sosialisasi,” kata Anggota KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri. Fierly menjelaskan, proses pendaftaran parpol hanya dilakukan oleh pengurus parpol tingkat nasional mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus di KPU RI. Tidak ada penyerahan dokumen apapun oleh pengurus parpol, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota, kepada KPU di daerah.  “Verifikasi administrasi atau vermin keanggotaan parpol, akan dilakukan menggunakan Sipol. Vermin dilakukan sepanjang 40 hari, mulai tanggal 2 Agustus hingga 11 September. Sementara verifikasi faktual atau verfak kepengurusan dan keanggotaan parpol akan dilakukan sepanjang 20 hari sejak tanggal 15 Oktober sampai dengan 4 November. Baik vermin maupun verfak, disediakan tahap perbaikan,” kata Fierly. Anggota KPU Kota Serang Nanas Nasihudin menuturkan, berdasarkan pasal 35 ayat 2, PerKPU 4/2022, vermin dilakukan untuk membuktikan lima hal. Pertama, kesesuaian data anggota parpol yang diunggah di Sipol dengan KTA dan KTP elektronik atau KK. Kedua, adanya kemungkinan kegandaan. Ketiga, status pekerjaan anggota parpol. Keempat, usia dan status perkawinan anggota parpol. Serta kesesuaian NIK anggota parpol dengan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB). “KPU melakukan verfak kepengurusan, dengan cara mendatangi kantor tetap parpol untuk membuktikan keabsahan kepengurusan, keterpenuhan keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen dari jumlah susunan kepengurusan, serta  domisili kantor tetap sampai tahapan pemilu terakhir. Sementara verfak keanggotaan dilakukan dengan cara mendatangi kediaman anggota parpol untuk membuktikan kebenaran identitas dan status keanggotaan,” kata Nanas. Anggota KPU Kota Serang Fahmi Musyafa menambahkan, pihaknya sudah melakukan pelatihan kepada operator Sipol di internal KPU Kota Serang. Juga telah menyiapkan sarana berupa komputer dan daya dukung jaringan yang memadai. KPU, kata Fahmi, juga membentuk helpdesk untuk digunakan dalam rangka konsultasi parpol. “Saat vermin berlangsung, kami persilahkan pihak Bawaslu untuk dapat melakukan pengawasan secara melekat,” kata Fahmi.  Selain parpol, kegiatan sosialisasi juga dihadiri oleh Asda I Pemkot Serang, Kepala Kesbangpol Kota Serang, perwakilan TNI Polri, pemantau pemilu, dan sejumlah awak media. (fmm)

6 Kelurahan Jadi Obyek Coktas

SERANG - Enam kelurahan yang tersebar di enam kecamatan di Kota Serang dijadikan obyek pencocokan dan penelitian terbatas (coktas) oleh jajaran KPU Kota Serang, Jumat 17 Juni 2022 lalu. Keenam kelurahan tersebut adalah Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang; Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen; Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug; Kelurahan Pager Agung, Kecamatan Walantaka; Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya; dan Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan. Anggota KPU Kota Serang Nanas Nasehudin menjelaskan, pihaknya sudah menerima data by name by adress dari KPU RI mengenai hasil penyandingan pemadanaan antara data pemilih berkelanjutan (DPB) semester II tahun 2021 dengan data Kemendagri. Jumlahnya adalah data ganda sebanyak 33.920 pemilih, data meninggal dunia sebanyak 7.334 pemilih, dan data tidak padan sebanyak 14.298 pemilih.  Data tidak padan adalah data yang tidak ditemukan padanannya dengan data kependudukan Kemendagri. Sementara data meninggal adalah data yang berasal dari hasil pelaporan akta kematian pada Kemendagri dan hasil sensus penduduk uang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020. “Sesuai SE KPU RI nomor 17 tahun 2022, kami kemudian memutakhirkan data tidak padan tersebut ke lapangan. Kemudian juga mencoret data ganda yang ditemukan dan telah dilakukan balidasi. Mengenai data padan, kebanyakan hasil coktas kami ke kediaman pemilih di enam kelurahan tersebut, lebih banyak karena ketidaksesuaian NIK, dan pemilih yang telah pindah domisili, atau berganti KK karena sudah menikah. Temuan di lapangan ini akan kami ramu, kami telaah, dan kami laporkan kepada KPU Provinsi Banten. Hasil coktas ini juga akan kami koordinasikan dengan Bawaslu Kota Serang,” kata Nanas, Selasa 21 Juni 2022, ditemui usai melakukan pertemuan koordinasi dengan Disdukcapil Kota Serang. Nanas menjelaskan, coktas dilakukan kepada 10 pemilih di setiap kelurahan yang dikunjungi. KPU berharap, ada peran aktif RT dan RW untuk membantu KPU melakukan coktas tersebut. “Karena jumlah data yang tidak padan ini mencapai ribuan. Sementara personel kami sangat terbatas.” Anggota KPU Kota Serang Patrudin menuturkan, coktas juga dilakukan kepada data pemilih meninggal dunia yang bersumber dari BPS.  “Fakta di lapangan kami temui, semua data BPS itu benar. Secara faktual pemilih itu telah meninggal dunia. Tapi keluarganya belum mengurus dan membuat akta kematian. Pengakuan mereka misalkan karena tidak ada urusan mengenai penggajian. Jadi mereka merasa tidak perlu akta kematian itu. Kami berharap ada upaya dari pemerintah daerah untuk memfasilitasi setiap warga untuk membuat akte kematian tersebut,” kata Patrudin. (Ryn)

Nobar Peluncuran Tahapan Pemilu 2024

Kota Serang- KPU Kota Serang melaksanakan nonton bareng peluncuran Tahapan Pemilu 2024. Peluncuran dilaksanakan di kantor KPU Kota Serang di Jalam KH. Abdul Fatah Hasan No. 247, Kelurahan Sumurpecung, Kecamatan Serang, Selasa 14 Juni 2022 malam. Acara nonton bareng dihadiri oleh Asda 1, pimpinan bawaslu, Forkopimda, Camat, dan pengurus Partai Politik Kota Serang. Dalam sambutanya Asda I Pemkot Serang Subagyo, mengajak seluruh perangkat di Pemkot Serang untuk terlibat aktif menyukseskan Pemilu 2024. Diantaranya, berkaitan dengan update daftar pemilih. “Jangan sampai, warga yang sudah meninggal masih terdaftar sebagai pemilih,” katanya. Saya mengajak Disdukcapil. Kemudian secara bertahap dari RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan untuk update daftar pemilih,” tambah Subagyo. Ketua KPU Kota Serang Ade Jahran menyampaikan terkait dengan anggaran Pemilu. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemda dan sudah beberapa kali melakukan pembahasan. Pengalaman Pemilu 2019 lalu Pemilu di Kota Serang berjalan baik dan sukses. Tentu kesuksesan bersama ini harus diulang dalam hal partisipasi pemilih agar lebih sukses lagi," tegas Ade. KPU Kota Serang juga tidak bisa berbuat banyak dalam penyelenggaran Pemilu tanpa dukungan seluruh stakeholder di Kota Serang. "Kami berharap partai politik ikut serta bersama-sama KPU untuk mendata pemilih. Karena Parpol juga memiliki tanggung jawab untuk itu," tegas Ade. Ade  juga mengajak semua pihak untuk saling mendukung untuk mengawal tiap tahapan Pemilu 2024 dari awal sampai dengan akhir, sehingga pelaksanaan pemilu berjalan lancar. “KPU tak ada apa-apanya tanpa bantuan semua pihak. Tentu, kami berharap Pemilu 2024 seperti tahun sebelumnya, lancar tanpa ada kendala,” katanya. Masing-masing Anggota KPU Kota Serang kemudian melakukan pemaparan berdasarkan divisi. Fierly Murdlyat Mabrurri memaparkan tentang Partai Politik dan Daerah Pemilihan, Nanas Nasihudin memaparkan tentang Daftar Pemilih Berkelanjutan, Patrudin memaparkan tentang kode etik dan M. Fahmi Musyafa memaparkan tentang target partisipasi pemilih. Acara nonton bareng peluncuran tahapan pemilu 2024 dilakukan melalui live streaming youtube KPU RI yang dilakukan di KPU seluruh Indonesia. (jm)

KPU Kota Serang Tandatangani MoU Dengan Universitas Primagraha

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dan Anggota KPU RI Mochammad Afifuddin menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Primagraha (UPG) dengan KPU Kota Serang, yang dilakukan oleh Rektor UPG Romli Ardi dengan Ketua KPU Kota Serang Ade Jahran, di Kampus UPG, Serang, Banten, Rabu (25/5). Hasyim dalam orasi ilmiahnya menyampaikan MoU ini adalah panggilan sosial bagi civitas akademika agar ilmunya lebih bermanfaat jika bisa dipraktekkan di masyarakat. Sementara itu, Romli Ardi menegaskan komitmen civitas akademika UPG untuk turut menyukseskan pemilu, membantu persiapan, sosialisasi, sampai pelaksanaan, untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang sehat dan berintegritas. Walikota Serang yang turut hadir dalam penandatanganan MoU tersebut, mengapresiasi Memorandum of Understanding (MoU) antara KPU dengan Universitas Primagraha. Menurutnya hal tersebut menjadi satu langkah lebih maju menghadapi pemilu yang akan datang baik legislatif maupun pemilu kepala daerah 2024. “MoU ini untuk mencari pemilu yang berkualitas, agar tidak ada hal-hal yang kita tidak inginkan baik dari sisi administrasi maupun dengan sisi lainnya, jadi sesuai dengan prosedur yang berlaku, selain itu juga dilakukan untuk membuat sisi kerjasama yang baik antara lembaga,” ujar Syafrudin. Turut hadir Kepala Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Setjen KPU RI Cahyo Ariawan, Ketua KPU Provinsi Banten, Walikota Serang, Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU Kota Serang, Anggota KPU Kab/Kota se-Provinsi Banten dan Fokopimda Kota Serang serta Mahasiswa Universitas Primagraha (admin).

KPU Verifikasi Data Kematian dan NKK Kosong

Kota Serang - KPU Kota Serang kembali menggalakkan program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Program dikhususkan untuk mendata kematian dan NKK 0 atau kosong di tingkat RT se-Kota Serang, Rabu (18/05). Program ini berlangsung dari tanggal 18 Mei – 8 Juni 2022. Untuk mensukseskan program tersebut Ketua KPU Kota Serang membagi seluruh pimpinan dan staf kedalam 6 (enam) tim yang akan disebar ke berbagai Rt Se-Kota Serang.  Tim pertama dipimpin Ketua KPU Ade Jahran ke Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan; tim kedua dipimpin Anggota KPU Fierly Murdlyat Mabrurri ke Kelurahan Serang, Kecamatan Serang; dan tim ketiga dipimpin Anggota KPU Nanas Nasihudin ke Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan; tim keempat dipimpin Anggota KPU M. Fahmi Musyafa ke Kelurahan Serang, Kecamatan Serang; tim kelima dipimpin Anggota KPU Patrudin ke Kelurahan Cilowong, Taktakan; dan Tim Keenam dipimpin Sekretaris KPU Hendro Sulistyo ke Kelurahan Serang, Kecamatan Serang. Di Kelurahan Serang, tim KPU menemui keluarga pemilih yang telah meninggal dunia. Jumlahnya 6 orang. Mereka adalah warga RT 02, 03, dan 04, RW 03. Keluarga menyampaikan akte kematian, fotocopy KK dan KTP elektronik, serta mengisi formulir tanggapan masyarakat kepada KPU. Berikutnya tim menemui Sekretaris Kelurahan Serang di kantornya. “Aksi jemput bola langsung ke RT dan warga ini kami lakukan dalam upaya menghasilkan data pemilih yang valid. Kami berterima kasih kepada RT yang secara sukarela mengantar petugas KPU mendatangi setiap rumah warga yang meninggal. Data dari lapangan kita nantinya akan kami konsolidasikan dengan Disdukcapil. Ada 73 data pemilih meninggal dunia di Kelurahan Serang ini yang kami terima laporan dari masyarakat. Goes to RT bertujuan melengkapi data laporan tersebut,” kata Anggota KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri. Anggota KPU Kota Serang Nanas Nasihudin menjelaskan, terdapat 4.540 pemilih yang pada DPT kolom NKKnya kosong atau nol. Kondisi ini terjadi bisa karena banyak hal. Misalnya karena proses coklit yang tidak teliti. Atau petugas coklit keliru memasukkan data NKK. Atau bisa jadi yang bersangkutan adalah pemilih pemula, dan NKK orangtuanya tidak dicatatkan. “Tadi kami berdiskusi panjang lebar dengan Lurah Sepang. Mereka sangat welcome terkait persiapan pemilu serentak 2024 terlebih mengenai pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Data pemilih NKK nol yang diberikan KPU akan disosialisasikan plus pencermatan oleh RT yang bersangkutan dan nanti oleh operator lampid kelurahan akan dimonitor,” kata Nanas. Ketua KPU Kota Serang Ade Jahran menerangkan, kegiatan Goes to RT akan tetap dilakukan hingga penghujung tahun 2022 ini. Pihaknya berharap ada tanggapan yang aktif dari kelompok kepentingan pemilu terhadap PDPB. Utamanya adalah maayarakat sebagai pemilih dan parpol selaku peserta pemilu. Diketahui, DPT Kota Serang yang telah dimutakhirkan per bulan April 2022 adalah sebanyak 472.572, terdiri dari laki-laki 238.649 dan perempuan 233.923. Kecamatan Serang sebanyak 161.047; Kecamatan Kasemen 72.969; dan Kecamatan Walantaka 66.678. Berikutnya, Kecamatan Curug 41.180; Kecamatan Cipocok Jaya 64.358; dan Kecamatan Taktakan 66.340. Pada Pemilu 2019 lalu, DPT Kota Serang adalah sebanyak 461.340 yang tersebar di 1.828 TPS. (admin)

KPU-Dinsos Petakan Pemilih Disabilitas dan ODGJ

SERANG - KPU Kota Serang melakukan pertemuan dengan jajaran Dinsos Kota Serang, Rabu 23 Maret 2022, dalam rangka memetakan data pemilih penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Kedua belah pihak sepakat untuk saling bertukar data dan informasi agar para penyandang disabilitas dan ODGJ terjamin hak pilihnya pada Pemilu 2024 mendatang. “Kami mengapresiasi betul langkah KPU dalam upaya penyandingan data pemilih disabilitas ini. Ini upaya agar hak politik mereka terjamin. Mengenai pemilih ODGJ, kami memiliki mitra panti rehabilitasi ODGJ di Kecamatan Kasemen. Nanti KPU bisa kmi buka akses kesana. Pada waktu bersamaan, petugas sosial kami sedang melakukan pendataan ODGJ di setiap kelurahan. Dinsos tentunya akan sangat terbuka untuk saling bertukar informasi. Kami berharap, kelak data yang digunakan oleh KPU untuk kepentingan pemilu semakin valid,” kata Sekretaris Dinsos Kota Serang Lili Mutawali, di ruang kerjanya, kemarin. Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Serang Patrudin menegaskan, KPU berkomitmen untuk memastikan setiap penyandang disabilitas yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, bisa diakomodir dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB).  “Sejak Pemilu 2014, kami menjadikan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) sebagai mitra. Bahkan pada Pemilu 2019 lalu, beberapa pengurus PPDI kita jadikan sebagai petugas KPPS. Kami mohon kepada Dinsos, untuk dapat memvalidasi data penyandang disabilitas itu agar mereka segera kami akomodir dalam DPB,” kata Patrudin. Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri menuturkan, PPDI menyampaikan data berisi penyandang disabilitas dengan lima kategori kepada KPU. Jumlahnya sebanyak 144 orang. Yakni tuna daksa, tuna grahita, tuna netra, tuna rungu, serta autis. Sementara dalam format laporan DPB KPU, penyandang disabilitas dikategorikan menjadi empat. Yakni penyandang disabilitas fisik dengan kode 1, disabilitas intelektual dengan kode 2, disabilitas mental dengan kode 3, dan disabilitas sensorik dengan kode 4.  Karena itu, pada pertemuan kemarin, Dinsos diminta memberikan penjelasan mengenai definisi empat kategori penyandang disabilitas tersebut. “Sebagian data yang disodorkan oleh PPDI itu sudah kami input ke Sidalih, awal pekan ini, bahkan diawasi langsung oleh komisioner Bawaslu Kota Serang. Sementara sisanya masih kita olah sambil menunggu hasil sinkronisasi dari Dinsos. Kami berharap asupan data dari Dinsos nanti akan menambah kuantitas jumlah DPB pada bulan mendatang,” kata Fierly. Pertemuan turut dihadiri oleh Kasubag Datin KPU Kota Serang Erlin Herlina, operator Sidalih KPU Kota Serang Riyan Widya Triana, dan staf Dinsos Kota Serang. (yan)

Populer

Belum ada data.